Pengelolaan Rekening Rumah Zakat

Ilustrasi rekening rumah zakat

Allah menjadikan zakat dalam bangunan agama Islam sebagai bagian yang sangat penting, dan merupakan salah satu asas dalam agama Nya. Seiring perkembangan zaman pengelolaan dalam penerimaan zakat pun semakin maju, diantaranya dengan adanya rekening rumah zakat.

Rekening rumah zakat ini memiliki manfaat yang besar, disamping memudahkan orang dalam menyalurkan zakat maupun manfaatnya untuk pemberdayaan umat. Lembaga ini sangat terpercaya dalam menjalankan tugasnya.

Untuk sebagian orang yang mereka tinggal dikalangan elite, yang sekeliling lingkungannya adalah kelompok berada mungkin akan menemukan hambatan dalam mencari seseorang yang berhak menerima zakat. Solusinya adalah dengan mengirimnya ke rekening rumah zakat.

Pentingnya Membayar Zakat

Memberikan sebagian zakat kepada yang membutuhkan selain dari wujud penghambaan adalah merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah. Tujuannya adalah untuk tegaknya rasa kemanusiaan agar tidak terjadi kesenjangan sosial antara si kaya dan si miskin, dengan demikian nasib fakir miskin sangat terbantu dengan adanya zakat.

Zakat merupakan ibadah wajib bagi yang telah memiliki kelebihan harta, jika telah mencapai nisabnya maka ada sebagian milik fakir miskin yang harus dikeluarkan. Dan zakat adalah alat untuk membersihkan harta. jika belum dikeluarkan zakatnya, harta tersebut belum diridoi oleh Allah karena masih kotor.

Zakat mengajarkan untuk peduli terhadap sesama, dan merupakan penjagaan dari sifat ketamakan, kebakhilan, dan senang menumpuk-numpuk harta.Perintah zakat pun banyak dijelaskan di dalam Al Quran,setiap ayat yang memerintahkan sholat selalu disertai dengan perintah zakat.

Sebegitu pentingnya zakat sehingga Abu Bakar pun setelah ditinggal Rasulullah, salah satu hal yang dikerjakan diawal pemerintahannya adalah memerangi orang muslim yang membangkang dalam membayar zakat.

Azab bagi Orang yang Tidak Mengeluarkan Zakat

Allah mengumumkan ancaman keras dan tegas yang ditujukan kepada siapa saja yang mengabaikan zakat, seperti dalam firmannya QS. At Taubah :34-35 yang artinya “Dan orang orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya dijalan Allah, maka beritahukanlah kabar kepada mereka akan mendapat azab yang sangat pedih.”

(Ingatlah) pada hari ketika emas dan perak dipanaskan dalam neraka jahanam, lalu dengan itu disetrika dahi, lambung, dan punggung mereka (seraya dikatakan) kepada mereka, “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah (akibat dari) apa yang kamu simpan itu,”

Dalam hadist rasulullah mengingatkan bahwa orang yang menyimpan harta dan tidak mengeluarkan zakatnya maka ia akan di azab dengan besi panas yang ditusukkan dari punggung-punggung mereka sehingga keluar dari dada-dada mereka, dan dari belakang kepala mereka sehingga keluar di dahi mereka.

Dalam riwayat lainnya, disebutkan, “Besi panas itu diletakkan di puting buah dada seseorang dari mereka lalu ditusukkan sehingga keluar dari tulang punggungnya, dan ditusukkan dari tulang punggungnya sehingga keluar dari puting buah dadanya dalam keadaan bergetar.

Pengelolaan Zakat Secara Profesional

Saat ini sudah banyak berdiri lembaga amil zakat yang dikelola secara modern dan professional, diantaranya Lazis dan Baznas.

Pengelolaan zakat secara professional dan transparan dapat memberikan ketenangan dan keyakinan bagi muzaki (pembayar zakat), mereka akan dengan senang dan secara kontinyu membayarkan zakatnya kepada lembaga amil zakat tersebut dengan cara mentransfer ke rekening rumah zakat yang dikehendakinya.

Dengan cara professional pula segala hitungan (nisab) zakat dari beberapa jenis zakat dapat diketahui oleh para muzaki (pembayar zakat) seberapa besar kewajibannya, disamping itu lembaga zakat dapat sebagai tempat konsultasi bagi masyarakat yang belum mengetahui dengan jelas apa itu zakat.

Dengan cara pengelolaan professional pula zakat yang terkumpul dapat disalurkan kepada yang berhak secara benar dan bertanggung jawab.